Cerita Anak Terbaru Dan Menarik Sekali

Cerita Anak Terbaru Dan Menarik Sekali

Cerita Anak Terbaru Dan Menarik Sekali – Siput selalu jalan keluar dari rimba, sembari selalu memanggil-manggil kepompong, kelihatannya kepompong tak datang juga. Siput itu mulai kelelahan serta kehausan, sudah lama ia jalan tetapi tak kunjung terlepas dari rimba itu. Ia kebingungan, cemas, serta takut berlangsung suatu hal yang jelek pada rekannya. Si gajah serta kancil telah sukses terlebih dulu keluar rimba, mereka baru ingat bila siput serta kepompong masihlah ada di dalam rimba. Lantas mereka masuk kembali dalam rimba untuk mencari siput serta kepompong. Pada akhirnya, siput bisa diketemukan serta lalu dibawalah siput itu keluar rimba oleh gajah serta kancil. Mereka gagal temukan kepompong, walau sebenarnya mereka telah mendatangi tempat di mana kepompong itu tinggal. Mereka sukses selamat keluar dari rimba yang terbakar itu serta mengucap sukur lantaran Allah masihlah membuat perlindungan mereka.

cerita anak.jpg
Mereka berdo’a berbarengan supaya kepompong dapat diketemukan dalam kondisi selamat. Sebagian jam lalu, kepompong itu datang tetapi telah jadi kupu-kupu yang begitu cantik. Rekan-temannya tak mengetahui kepompong itu. Lantaran pada saat ia jadi kepompong memanglah rupanya tak seindah jadi kupu-kupu. Pada akhirnya, mereka selamat dari kebakaran rimba itu. Tersisalah si semut di dalam sarangnya, mungkin saja semut itu aman di dalam sarangnya menurut ke empat sekawan itu. Sebagian lama lalu, api telah padam, kondisi telah aman. Tetapi, rimba itu telah habis terbakar oleh si jago merah dengan kata lain api. Semuanya binatang bersedih lantaran tak ada lagi rimba sebagai rumah mereka. Namun hal semacam itu tak berlaku untuk semut, semut tetaplah bisa hidup lantaran rumahnya di dalam tanah.
Disuatu hari, semut itu jalan menyusuri rimba yang gundul untuk mencari makan. Ia tak sadar bila di depannya ada lumpur hidup. Semut itu masuk dalam lumpur itu, serta teriak memohon pertolongan. “Tolong! Tolong! Tolong! Saya terjerat di lumpur hidup, tolong saya! ” kata semut memohon tolong. Kebetulan tak ada satu binatang juga yang melintas. Lantaran binatang-binatang itu telah geser ke rimba lain. Cuma ada kupu-kupu yang kebetulan tengah terbang melewati rumahnya dahulu.
Kupu-kupu itu mendengar ada teriakan, ia selekasnya mencari datangnya teriakan itu. Nyatanya, semut yang dahulu pernah mengejeknya yang berteriak memohon tolong itu. Tanpa ada rasa jengkel maupun geram kupu-kupu itu selekasnya membantu semut. “Siapa kau? Mengapa kau menolongku? kata
semut kebingungan. “Aku yaitu kepompong yang dahulu pernah kau hina lantaran wujudku yang jelek” jawab kupu-kupu itu. Lantas semut itu berkata “lalu mengapa kau ingin menolongku, sedang saya pernah menjahatimu, wahai kupu-kupu? ”. Kupu-kupu tersenyum sembari berkata “karena kejahatan tak perlu dibalas dengan kejahatan, sudahlah semut lupakan saja lagipula saya tak sedikitpun geram padamu”. Semut itu menangis serta mohon maaf pada kupu-kupu serta mengerti semuanya kekeliruannya yang pernah ia perbuat. Ia memohon tolong pada kupu-kupu untuk membawanya pada siput yang dahulu pernah ia hina. Serta pada akhirnya semut itu mengerti semuanya kekeliruannya, serta mereka bersahabat sampai saat ini ditempat tinggal mereka yang baru.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s